Sawah terasering Jatiluwih

Terasering jatiluwih, atau bisa juga disebut jatiluwih sebenarnya adalah sebuah desa di ujung utara kabupaten Tabanan, Bali. Lokasi tepatnya terletak di kecamatan Penebel, kabupaten Tabanan. Tepat di jantung pusat pertanian di Bali. Berjarak kurang lebih 50 kilometer dari Kota Denpasar dengan berkendara selama kurang lebih 1,5 jam perjalanan.

Karena lokasi areal sawah terdapat pada kaki gunung, maka pada saat anda liburan ke objek wisata sawah terasering (berundak) Jatiluwih, anda juga dapat melihat pemandangan gunung, yaitu gunung Batukaru. Karena lokasi kawasan sawah Jatiluwih berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, maka udara di sekitar areal sawah sangat sejuk. Namun kesejukan udara tidak seperti sejuknya udara di tempat wisata danau Beratan Bedugul, namun juga tidak sepanas udara di pantai.

Dengan luas area persawahan 636 hektar, dengan sistim terasering atau berundag-undagnya membuat tempat ini begitu dikenal orang para wisatawan dari dalam maupun mancanegara, telebih bagi mereka yang menyukai wisata alam yang menyajikan ketenangan dan keindahan alam

Sistem pengairan sawah yang digunakan adalah pengairan Subak, yaitu sistem irigasi tradisional Bali yang berbasis masyarakat. Subak ini memiliki pura yang dibangun untuk memuja dewi kemakmuran atau dewi kesuburan.

Selain pemandangan sawah berteras, anda juga dapat menikmati pemandangan sungai, pura, atau rumah-rumah penduduk yang masih sederhana. Suasana pedesaan benar-benar alami dan damai, dapat anda rasakan di objek wisata Jatiluwih Bali. Anda dapat menggunakan sepeda, atau menyewa mobil jeep Volkswagen untuk berkeliling di areal persawahan desa Jatiluwih Penebel Tabanan.

Desa Penglipuran - Bangli

Desa Penglipuran terletak di kelurahan Kubu, kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Lokasi tempatnya juga cukup strategis yaitu berada pada jalur wisata Kintamani, juga jaraknya terletak: 5 Km dari pusat kota Bangli, 45 Km dari pusat kota Denpasar.

Luas Desa Penglipuran mencapai 112 ha (hektare) yang terdiri dari: 37 ha hutan bambu, 49 ha ladang, 12 ha perumahan penduduk

Di desa Penglipuran Bangli sebuah desa yang masih memperlihatkan suasana Bali asli. Maka kabupaten Bangli dan objek wisata di Bali timur yang wajib anda kunjungi.
Desa Penglipuranberada di ketinggian sekitar 600 – 700 meter dari permukaan laut, maka udara sejuk akan terasa jika anda mengunjungi tempat wisata ini.

Di desa Penglipuran Bangli mempunyai keunikan bentuk dari tiap-tiap rumah penduduk hampir sama. Kemiripan dari tiap-tiap rumah terlihat pada pintu gerbang rumah, atap rumah dan dinding rumah menggunakan bambu, lebar pintu gerbang yang hanya muat untuk satu orang dewasa. Di masyarakat Bali pintu jenis ini di sebut angkul-angkul.

Tidak hanya bentuk rumah yang sama, pembagian dari masing-masing tata ruang rumah juga sama, seperti kamar tidur dan dapur. Cat tembok pintu gerbang yang digunakan bukan cat tembok yang biasanya kita kenal, melainkan menggunakan cat berbahan dasar dari tanah liat.

Alas Kedaton Monkey Forest

Selain Monkey Forest di Ubud, Di Tabanan Bali, tepatnya berada di desa Kukuh, kecamatan Marga, kabupaten Tabanan-Bali, anda juga dapat melihat kera di dalam hutan dengan banyak pepohonan dan masih asri, di Pura Alas Kedaton, atau dikenal sebagai Alas Kedaton Monkey Forest.

Alas Kedaton memiliki rute satu arah dengan objek wisata Bali favorit wisatawan Indonesia, yaitu: Tempat wisata danau Beratan Bedugul & Objek wisata Tanah Lot Bali.

Alas Kedaton Bali merupakan kawasan hutan lindung yang memiliki luas kurang lebih 12 hektar. Selain banyak terdapat pepohonan, anda akan melihat banyak kera disekitar areal hutan. Di dalam areal hutan juga terdapat sebuah pura yang bernama pura Alas Kedaton.

Daya tarik utama dari objek wisata ini terletak pada kera yang menghuni areal hutan, jumlahnya sekitar 2.000 kera. Maka dari itu disaat anda memasuki gerbang, anda akan disambut oleh kera-kera ini.
Tidak perlu khawatir, karena kera-kera disini sudah sangat jinak dan sudah familiar dengan keberadaan manusia. Kera tidak akan menyerang anda, asal jangan bertindak kasar terhadap mereka. Walaupun kera-kera ini jinak, tapi tetaplah binatang liar, disarankan untuk tetap berhati-hati terutama terhadap barang bawaan dan diusahakan untuk menaruhnya di tas dan tersembunyi. Seperti dompet, handphone, kacamata, anting-anting dan barang-barang kecil yang lain. Ada kemungkinan kera-kera ini akan tertarik terhadap barang-barang bawaan anda, maka itu berhati-hatilah! Agar anda dapat menikmati liburan, bukannya memikirkan barang yang hilang.

Bawalah sedikit makanan yang dapat anda berikan kepada kera, seperti pisang ataupun kacang. Jika anda sudah memberikan makanan, maka anda memiliki peluang berfoto bersama kera.

Tirta Empul - Tampak Siring

Tirta Empul adalah nama sebuah pura yang terletak di Jalan Tirta, Manukaya, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Pura Tirta Empul banyak dikunjungi para wisatawan, baik dari mancanegara maupun wisatawan domestik. Objek wisata Tirta Empul, merupakan salah satu, tempat liburan di Bali yang wajib dikunjungi. Di pura Tirta Empul, terdapat mata air dan juga digunakan oleh masyarakat pemeluk agama Hindu, untuk permandian dan memohon tirta suci.

Akan tetapi sekarang ini bukan hanya masyarakat pemeluk Hindu yang dapat melakukan pemandian, tetapi semua pengunjung dapat melakukan pemandian di Tirta Empul tentunya dengan kain / busana adat yang sopan yang telah disediakan oleh pihak penyedia untuk memasuki areal pemandian.
Di tempat wisata ini anda akan meraskan kesejukan udara yang segar jauh dari polusi udara.

Untuk jalur pariwisata di Bali, Tampak Siring digunakan sebagai jalur persinggahan wisatawan yang telah berkunjung ke daerah objek wisata Ubud, seperti objek wisata sawah terasering Tegalalang, atau wisatawan yang telah datang dari tempat wisata Kintamani, menuju ke kawasan tempat wisata di Bali selatan.

Tampak Siring lebih dikenal dikalangan wisatawan sebagai sebuah pura yang bernama Tirta Empul. Nama Tampak Siring berasal dari kata Tampak yang berarti telapak dan Siring berarti miring.

Pura Taman Ayun

Pura Taman Ayun Mengwi, berlokasi di Jalan Ayodya, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali satu arah dengan jurusan Denpasar – Singaraja atau Denpasar – Bedugul.

Taman Ayun dalam bahasa Bali, bermakna taman yang cantik. Tempat wisata Taman Ayun Mengwi memiliki pemandangan yang indah. Pesonanya berasal dari kolam yang mengelilingi kompleks bangunan pura, yang berada di atas lahan seluas 4 hektare.

Kompleks pura terdiri dari tiga bagian, yaitu ruang terbuka, bangunan utama, dan bangunan-bangunan yang diperuntukkan bagi dewa dan dewi. Pada bagian pertama, digunakan untuk berbagai kegiatan religius dan panggung kesenian, wisatawan bisa menikmati indahnya susunan “meru”, yaitu pagoda dengan atap bertingkat-tingkat khas bangunan pura di Bali.
Sedangkan pada bagian kedua, wisatawan akan menjumpai bangunan bernama Bale Pelik yang dihiasi oleh seni ukir, relief, serta patung Dewa Nawa Sanga.

Daya tarik lain yang dapat dinikmati oleh wisatawan berwisata ke tempat ini adalah peninggalan Kerajaan Mengwi yang berada sekitar 300 m dari pura itu, serta Museum Manusa Yadnya. Dalam museum tersebut, wisatawan bisa menyaksikan upacara-upacara yang berkaitan dengan siklus kehidupan manusia, mulai dari dalam kandungan sampai meninggal.

Goa Gajah

Goa Gajah lokasinya berada di sebelah barat Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Lokasi tepatnya adalah di tepi jurang dan merupakan pertemuan dari sungai kecil di desa tersebut. Jika anda berangkat dari kota Denpasar, jaraknya sekitar 26 km dari kota Denpasar dengan perkiraan waktu tempuh 1 jam.

Diduga kata Goa Gajah berasal dari kata “ Lwa Gajah”. Pada lontar Negarakertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M, terdapat nama “ Lwa Gajah”. Jika diartikan, ke bahasa Indonesia, maka kata “ Lwa “ berarti sungai dan Gajah yang berarti wihara tempat pemujaan para Bhiksu umat beragama Budha. Maka nama kata “ Lwa Gajah” dapat diartikan sebagai tempat pertapaan para Bhiksu umat beragama Budha yang lokasinya berada di tepi sungai.

Komplek objek wisata Goa Gajah Ubud secara keseluruhan dapat dilihat dari tangga. Pada saat anda sampai di area bawah setelah menuruni anak tangga, akan terdengar gemericik suara air yang mengalir dari pancuran arca. Bebatuan bekas bangunan yang dulunya hancur akibat gempa, juga ditemukan di sekitar pancuran. Sedangkan Goa Gajah Giayar sendiri, letaknya tidak jauh dari pancuran arca tersebut.

Pintu masuk melalui mulut goa hanya cukup untuk 1 orang. Diluarnya terdapat ukiran dan 2 patung penjaga. Bagian dalam goa berbentuk huruf T, dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar 2 meter. Bagian kiri dan kanan lorong juga terdapat ceruk yang mungkin pada jaman dahulu adalah tempat bertapa. Namun sekarang wisatawan dapat duduk maupun berbaring disana. Pada ujung barat lorong terdapat Arca Ganesha dan ujung timur lorong terdapat 3 lingga.

Selain itu di sekitar areal goa, juga terdapat patung petirtaan dengan tujuh patung widyadara–widyadari yang sedang memegang air suci. Total patungnya ada tujuh, yang merupakan symbol dari tujuh sungai di India, tempat kelahiran agama Hindu dan Budha.

Air Terjun Campuhan/Gitgit Twin Waterfall

Sebagian besar lokasi air terjun di Bali berada di daerah Bali utara dan salah satunya adalah air terjun Gitgit Buleleng Bali. Lokasi air terjun Gitgit Buleleng Bali berada di Desa Gunung Luwih Gitgit Bali Utara tepatnya di Kabupaten Buleleng. Jika anda berangkat dari Kuta Bali berjarak kurang lebih 80 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit perjalanan, satu arah ke utara lagi dari tempat wiisata pura Ulun Danu Beratan Bedugul.
Pertama kalinya anda memarkir kendaraan akan ada jalan setapak yang sudah di beton menuju air terjun, anda tinggal berjalan kira-kira sejauh 400 meter

Air terjun Campuhan Gitgit atau bisa juga disebut air terjun Twin Waterfall. Air Terjun Campuhan sebenarnya terdapat 3 air terjun besar sekaligus dengan posisi bertingkat-tingkat saling berjauhan dan yang peling terkenal dan yang bisa digunakan untuk berenang adalah yang bearada paling atas sehingga disebut twin waterfall oleh wisatawan asing.

Keunikan air terjin Gitgit pertama karena suasananya benar-benar indah dan asri. Air terjun Campuhan/Gitgit berada di dataran tinggi jadi makin membuat suasana jadi lebih menyenangkan karena udaranya yang sejuk. Kedua adalah aliran sungai tempat air terjun ini berada memiliki kolam-kolam alami dan anda bisa tinggal pilih mau di tempat yang dalam atau dangkal, dengan air yang tenang atau yang sedikit ekstrim seperti bermain seluncur diantara bebatuan.

Jika anda ingin melompat, juga disediakan semacam tali, jadi anda tinggal berayun menggunakan tali itu lalu melompat ke dalam kolam. Kemudian jika anda tidak ingin berbasah-basah ria anda juga dapat hanya duduk-duduk di gazebo dan tempat duduk yang sudah disediakan sambil memandang indahnya air terjun Campuhan ini.
Pada titik tertentu karena berada tepat di area terbuka dan jika cuaca tidak sedang berkabut anda bisa melihat kota singaraja di kejauhan dari atas sana.

Air Terjun Tegenungan

Objek wisata air terjun Tegenungan Gianyar juga memiliki nama lain yaitu air terjun Kemenuh, karena berada di Desa Kemenuh yang merupakan wilayah Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, tepatnya berada di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Jika Anda datang dari kawasan Kuta jaraknya sekitar 34 km atau memerlukan waktu kurang lebih 1 jam dengan kendaraan.

Untuk mencapai di air terjun yang tingginya kurang lebih 15 meter itu, dari tempat parkir Anda harus menuruni puluhan anak tangga yang sudah tertata dengan baik. Anda juga harus menyusuri tepian Tukad (sungai) Petanu untuk melihat air terjun dari jarak yang lebih dekat.

Aktivitas yang bisa dilakukan di air terjun Tegenungan yakni duduk santai di atas batu-batuan untuk menikmati indahnya air terjun, bisa juga mandi atau sekedar bermain-main air, dan berfoto-foto untuk mengabadikan momen-momen indah. atau jika anda adalah orang yang memiliki cukup nyali, anda bisa melompat dari atas air terjun.

Namun perlu diperhatikan pula, jika anda tidak mahir berenang di seputaran air terjun, kami sarankan anda untuk tidak melakukannya karena sangat berbahaya dan di areal air terjun ini tidak memiliki petugas lifeguard.

Kebun Raya Bedugul – Botanical Garden

objek wisata Kebun Raya Bali, karena lokasinya berada di Bedugul, maka sering disebut dengan nama Kebun Raya Bedugul atau Kebun Raya Eka Karya Tabanan.

Bedugul Kebun Raya Bali, salah satu hutan lindung di Bali, berfungsi sebagai paru – paru udara. Tempat wisata Bedugul Kebun Raya Bali, udaranya sangat sejuk dan sangat cocok untuk pilihan wisata dengan keluarga.

Bedugul Kebun Raya Bali, memiliki luas 157.5 hektar dan yang terluas di Indonesia. Bedugul Kebun Raya Bali, terletak pada ketinggian 1.240 meter dari permukaan laut, karena lokasinya berada di dataran tinggi membuat obyek wisata Kebun Raya Bali di Bedugul Tabanan selalu berhawa dingin dan berkabut.
Suhu udara di Kebun Raya Bedugul Tabanan, rata-rata 12 derajat celcius pada malam hari, sedangkan pada siang hari rata 20 derajat celcius.

Ada beberapa spot menarik di Kebun Raya Bali di Bedugul Tabanan seperti: - Candi Bentar.
- Ramayana Boulevard.
- Kumbakarna Laga Statue.
- Roses Garden.
- Lake Beratan View.
- Usada Cafe.
- Traditional Balinese house.

Di botanical garden Bedugul, terdapat juga aktivitas petualangan yang sangat disukai anak-anak. Nama aktivitasnya adalah Bali Treetop.

Botanical Garden Bedugul terletak di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan Bali. Jaraknya sekitar 62,6 km atau sekitar 1 jam 14 menit dari Bandara International Ngurah Rai. Serta memiliki jarak 40 km dari objek wisata Lovina di Singaraja Buleleng.

Pantai Lovina Bali - Dolphin Tour

Pantai Lovina termasuk obyek wisata di pesisir Bali Utara. Tepatnya 10 km ke arah barat Kota Singaraja. Lokasinya di Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali. Oleh sebab itu lebih dikenal dengan obyek wisata Kalibukbuk.

Pantai Lovina memiliki pasir hitam dan lokasinya masih sangat alami. Di areal pantai terlihat banyak berjejer perahu nelayan traditional. Namun daya tarik utama dari pantai Lovina bukan pada pantainya, melainkan pada aktivitas melihat lumba-lumba di tengah laut. Kawasan objek wisata Lovina sangat terkenal dengan pertunjukan lumba – lumba liar di tengah laut. Di pantai ini terdapat ratusan lumba-lumba. Untuk dapat melihat lumba-lumba beraksi, anda harus berangkat ke tengah laut sebelum matahari terbit. Lumba–lumba akan bermunculan di tengah laut antara jam 6 hingga jam 8 pagi.

Anda dapat menjumpai lumba-lumba sekitar 1 km dari bibir pantai. Ada yang melompat-lompat ke permukaan, dan ada juga yang sekedar berenang.

Wisatawan yang berkunjung dapat menyewa perahu traditional nelayan dengan kapasitas penumpang 5 orang yang khusus disediakan untuk wisata melihat lumba-lumba di tengah laut. Sambil menuju ke tengah laut untuk menyaksikan pertunjukan lumba-lumba, anda juga dapat menyaksikan perairan laut Lovina yang indah dan alami.

Durasi aktivitas melihat lumba-lumba di Lovina sekitar 2 jam. Nelayan akan mengantar anda ke tengah laut dengan perahu traditional, ke tempat lumba-lumba sering bermunculan.

Selain dapat menyaksikan pertunjukan lumba-lumba, di Pantai Lovina juga tersedia aktivitas menyelam. Bioata laut di Lovina jenisnya beraneka ragam dan tidak kalah dengan tempat menyelam di Bali yang lain.
Untuk mengetahui harga paket Lovina tour silahkan kunjungi disini.